A3I Resmi Terbentuk, Rajut Jejaring Ribuan Alumni Akses yang Kini Mengabdi sebagai ASN di Seluruh Indonesia
Jakarta, Setelah lebih dari satu setengah dekade mencetak ribuan peserta didik yang lolos seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan sekolah kedinasan di berbagai penjuru Tanah Air, ekosistem pendidikan Akses kini melangkah ke babak baru. Sebuah wadah alumni berskala nasional resmi dideklarasikan: Asosiasi Alumni Akses Indonesia (A3i), organisasi yang digadang menjadi rumah bersama bagi seluruh lulusan, peserta didik, dan peserta program pelatihan dalam ekosistem Akses sejak berdiri pada 2009.
Pembentukan A3I bukan tanpa alasan. Selama belasan tahun beroperasi di hampir seluruh provinsi di Indonesia, Akses telah mengantarkan alumninya menembus berbagai instansi strategis, mulai dari Kejaksaan RI, Kementerian Kesehatan, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Komdigi, BKKBN, hingga pemerintah daerah dan rumah sakit umum daerah. Dari titik-titik sebaran itulah, sebuah jejaring alami tumbuh: para alumni yang kini menjabat sebagai ASN di berbagai kota dan kementerian mulai saling terhubung, saling membantu, dan saling membuka peluang.
Baca juga:
Cara Perbaikan Data Berdasarkan Surat Edaran Kemdikbud Untuk PPPK Guru Tahap 3 Tahun 2022A3I hadir untuk memformalkan jejaring organik tersebut menjadi sebuah ekosistem yang terstruktur.
Bukan Sekadar Reuni, Tapi Ekosistem Pertumbuhan
Dalam keterangannya, pengurus A3I menegaskan bahwa organisasi ini dirancang untuk melampaui fungsi normatif sebuah wadah alumni.
"A3I tidak hanya menjadi tempat alumni berkumpul. A3i adalah ekosistem yang menghubungkan alumni dengan alumni, alumni dengan Akses, dan alumni dengan berbagai peluang untuk bertumbuh dan memberikan dampak," demikian pernyataan resmi organisasi.
Filosofi itu tercermin dalam sembilan poin misi A3I, yang mencakup penguatan jejaring alumni di tingkat nasional maupun global, pembukaan akses terhadap peluang pendidikan, karier, bisnis, mentorship, dan networking, hingga mendorong lahirnya inovasi, usaha, dan karya dari tangan para alumninya sendiri. A3I juga secara eksplisit menyatakan komitmennya untuk menjaga hubungan berkelanjutan dengan Akses Education Centre dan Yayasan Akses Bina Indonesia sebagai induk ekosistem pendidikan yang menaunginya.
Menariknya, keanggotaan A3I tidak dibatasi hanya untuk mereka yang telah dinyatakan lulus seleksi ASN. Peserta didik yang masih dalam proses pembinaan pun berhak menjadi bagian dari ekosistem ini, sebuah desain yang memungkinkan terjadinya mentorship lintas generasi, di mana alumni yang telah berhasil menjadi ASN dapat langsung membimbing dan membuka jalan bagi adik-adik angkatan yang masih berjuang.