Implikasi terhadap Anggaran dan CPNS 2026 akibat Reshuffle Menteri Keuangan

Bimbel Akses Bimbel Akses • 09 September 2025

Implikasi terhadap Anggaran dan CPNS 2026 akibat Reshuffle Menteri Keuangan

Jakarta – Reshuffle kabinet yang mengganti Menteri Keuangan membawa dampak signifikan terhadap arah kebijakan fiskal negara, termasuk soal pembukaan CPNS 2026. Dalam RAPBN 2026, pemerintah menetapkan kenaikan anggaran untuk belanja pegawai sebesar Rp 356,99 miliar. Namun, di sisi lain, muncul kebijakan zero growth bahkan minus growth dalam rekrutmen ASN. Artinya, jumlah penerimaan ASN baru tidak akan melebihi jumlah ASN yang pensiun, sehingga peluang formasi CPNS menjadi sangat terbatas.

Mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, sebelumnya menegaskan bahwa pembukaan CPNS 2026 akan sepenuhnya bergantung pada kebutuhan instansi dan kapasitas fiskal negara. Dengan reshuffle ini, arah kebijakan bisa saja berubah, tetapi prinsip efisiensi anggaran kemungkinan tetap dijaga.


Apa Implikasinya terhadap CPNS 2026?

  1. Formasi ASN Semakin Ketat
    Dengan skema zero–minus growth, jumlah formasi akan menyesuaikan angka pensiun ASN. Setiap tahun, ribuan ASN memang pensiun, tetapi angka itu tidak cukup besar untuk membuka peluang selebar-selebarnya.

  2. Seleksi Jadi Lebih Kompetitif
    Walaupun anggaran naik, bukan berarti semua diarahkan untuk perekrutan baru. Fokus anggaran lebih banyak dialokasikan untuk program prioritas nasional, digitalisasi birokrasi, serta peningkatan kesejahteraan ASN yang sudah ada.

  3. Kebutuhan ASN Tetap Mendesak
    Munculnya kementerian/instansi baru dan semakin masifnya digitalisasi pelayanan publik membuat CPNS 2026 sebenarnya sulit untuk ditunda. Pemerintah harus menyeimbangkan antara keterbatasan fiskal dan kebutuhan riil tenaga birokrasi.


Apa Artinya bagi Para Pejuang CPNS?

Kondisi ini menegaskan bahwa CPNS 2026 tidak akan mudah ditembus. Dengan jumlah formasi yang terbatas dan pelamar yang semakin banyak, persaingan dipastikan jauh lebih sengit dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Faktanya, menurut data Badan Kepegawaian Negara (BKN), rasio kelolosan CPNS bisa mencapai 1 orang dari ribuan pelamar dalam satu formasi. Lebih parah lagi, 90% peserta gagal bukan karena kurang pintar, tetapi karena meremehkan tes SKD dan tidak melakukan persiapan serius sejak awal.

Saatnya Mulai Persiapan dari Sekarang

  • Pelajari pola soal CPNS terbaru (TWK, TIU, TKP) yang berbasis Computer Assisted Test (CAT).

  • Ikuti latihan soal CPNS secara rutin untuk mengasah logika, kecepatan, dan akurasi.

  • Coba Tryout SKD online maupun offline untuk melatih mental saat mengerjakan di bawah tekanan waktu.

  • Pertimbangkan ikut bimbel CPNS terpercaya yang memberikan pendampingan terstruktur.

Akses education centre sebagai Lembaga independen bimbingan belajar untuk persiapan lulus seleksi CPNS & CASN-PPPK merupakan bimbingan belajar terbaik nomor satu di Indonesia dan tersedia dalam, membimbing calon ASN baru dan sudah terbukti 80% LOLOS sebagai ASN, Bagi kalian yang ingin mempersiapkan diri dalam menghadapi seleksi CPNS dan PPPK kalian bisa bergabung ke kelas Bimbel Akses.

Dengan metode bimbingan belajar Online & Offline dan memiliki kualitas pengajar yang Profesional yang teruji dan didukung oleh Soal-soal yang terupdate 2024 dengan berstandar HOTS, Tersedia lebih dari 50.000+ Video Pembelajaran, Tips & Trik Lulus Tes CASN, dan Tryout SKD berbasis CAT. Sehingga kalian akan semakin siap dalam menghadapi seleksi CASN CPNS-PPPK 2025 Bersama Bimbel Akses

Apa saja sih kelebihan Bimbel Akses?

✔️ Metode belajar terlengkap (kelas online, belajar mandiri)

✔️ 80% tenaga pengajar ASN dari instansi kementerian & 20% akademisi seperti dosen dan guru

✔️ Try Out offline & online dengan SOAL TERUPDATE

✔️ Grup kelas diskusi yang intensif

✔️ GRATIS soal harian dan pembahasan

✔️ dan fasilitas Menarik lainnya

Segera wujudkan impianmu untuk menjadi seorang ASN yang berkualitas bersama Akses Education Centre.

Mau ikut kelasnya?

Daftar di sini

Masih punya pertanyaan?

Hubungi kami

Subscribes Channel Youtube Kami